Contoh Pembuatan Aplikasi Database memakai CI
Artikel Lain
- Mengubah Ukuran Gambar
- Melakukan Print Screen
- Melihat keyword website lain
- Pembuatan Form Dengan Code Igniter
- Contoh Pembuatan Aplikasi Database memakai CI
- Coding Manual VS coding Codeigniter
- MVC ( Model View Controller)
- Perbandingan CodeIgniter dan PHPCake
- Sekilas Mengenai PHP Framework
- Cari vendor yang mempunyai livechat
Pada bagian ini anda akan melihat bagaimana membuat aplikasi database dengan menggunakan Code igniter.Di asumsikan bahwa code igniter telah terinstall di server anda.
- Model
Tergantung akan gaya kerja anda dalam menggunakan Code igniter, namun Model adalah tempat pertama untuk memulai aplikasi ini. Mengapa ? Karena Model berfungsi sebagai data dasar bagi keseluruhan web
Semua Model dalam codeingniter memiliki struktur yang sama:
< ?php
class Page_model extends Model
{
function Page_model()
{
parent::Model();
}
function fetchHomePage()
{
$data = array();
$options = array(‘status' = > ‘live', ‘type'= > ‘home');
$q = $this- > db- > getwhere(‘pages', $options, 1);
if ($q- > num_rows() > 0)
{
$data = $q- > row_array();
}
return $data;
$q- > free_result();
}
}
? >
Perhatikan bahwa nama model dan nama file adalah nama yang mirip jadi file ini harus disimpan dengan nama page_model.php, jika anda memiliki model lain seperti User_model maka harus menyimpannya dengan nama user_model.php. File ini disimpan di /system/application/models/project anda. - Menciptakan Controller
Setelah model di buat, maka saatnya membuat controller. Controller di CI berfungsi sebagai penggerak di aplikasi anda. Dapat bertugas sebagai redirection, destination semua harus dilakukan di Controller.
Pertama kita akan lihat bagaimana standart Controller di Code Igniter
< ?php
class Page extends Controller
{
function Page()
{
parent::Controller();
}
function index()
{
$this- > load- > model(‘Page_model','',TRUE);
$data[‘content'] = $this- > Page_model- > fetchHomePage();
$this- > load- > view(‘home',$data);
}
}
? >
Fungsi index diatas adalah halaman pertama index seperti regular PHP.
Untuk mengakses halaman diatas adalah cukup dengan page/.
Kita dapat buat page lain yang misalnya page/foo.
Untuk menambahkan page lain tersebut kita hanya perlu satu fungsi ditambahkan yaitu
Fungsi foo untuk lengkapnya:
< ?php
class Page extends Controller
{
function Page()
{
parent::Controller();
}
function index()
{
$this- > load- > model(‘Page_model','',TRUE);
$data[‘content'] = $this- > Page_model- > fetchHomePage();
$this- > load- > view(‘home',$data);
}function foo()
{$this- > load- > model(‘Page_model','',TRUE);
$data[‘content'] = $this- > Page_model- > fetchHomePage();$this- > load- > view(‘home',$data);
}
}? >
- Menciptakan View
Langkah akhir, menciptakan view, mungkin langkah ini adalah langkah paling termudah.
Cukup ciptakan file php di system/application/views/ folder (in this case, a file called home.php ):< html >
< head >
< title > < ?php echo $content[‘title']; ? > < /title >
< link href=" < ?php echo $content[‘css']; ? > " rel="stylesheet" type="text/css"/ >
< meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"/ >
< meta name="keywords" value=" < ?php echo $content[‘keywords'];? > "/ >
< meta name="description" value=" < ?php echo $content[‘description'];? > "/ >
< /head >
< body >
< h1 > < ?php echo $content[‘title'];? > < /h1 >
< p > < ?php echo nl2br($content[‘bodycopy']);? > < /p >
< /body >
< /html >Content $content[‘css'] hanya filename.Anda tidak menyimpan semua css file di database. Anda memiliki banyak kurang PHP dalam HTML Anda pada saat ini. Semua logika bisnis yang penting dan ekstraksi data yang telah terjadi pada controller dan model.Karena tampilan PHP, dapat di-cache oleh CodeIgniter atau server lain - sisi optimasi.
Kunjungi www.prowebpro.com untuk menambah wawasan anda.







